Mahasiswi IQT Raih Gelar Duta Bertalenta


Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam melaksanakan acara Semiotik “Duta IKHAC” dengan tema The Inspiring Youth of IKHAC. Peserta yang mendaftar untuk menjadi Duta IKHAC disaring terlebih dahulu di babak penyisihan dengan adanya tes tulis dan juga wawancara, setelah itu mereka harus dikarantina dengan beberapa pelatihan seperti Beuty Class bersama Wardah Make Up, Modelling Class bersama Sz Model Management dan materi Aswaja dan IKHAC bersama Pak Hasyim Asyari, M. Pd. I. Terdapat 20 peserta terpilih yang lolos hingga ke babak Grand Final, diantaranya adalah Yusuf Abdullah mahasiswa IQT 2017 dan Rizky Dwi Ratna Mahasiswi IQT 2018.

Grand Final merupakan puncak acara dan yang sangat dinanti-nanti oleh seluruh peserta, dilaksanakan pada 15 Februari 2020 malam dengan di akhiri pengumuman Pemenang Duta. Selain menjadi Duta IKHAC 1 dan 2, juga dipilih Duta Favorit dan Duta Bertalenta. Dan Rizky Dwi Ratna Mahasiswi IQT 2018 menjadi salah satu peserta yang terpilih menjadi Duta Bertalenta. “Bersyukur banget, perjuangan ini tidak sia-sia, meskipun harus belajar untuk persiapan penyisihan, setiap hari harus ke kampus belajar jalan yang indah (catwalk) sedangkan saya kan cewek tomboy, bukan saya banget yang bisa jalan cantik kayak model-model gitu, heheh” ujar Rizky. “Kedepannya untuk saya pribadi beraharap agar terus diberi kerendahan hati, terus berusaha menambah prestasi dunia akademik maupun non akademik, dan untuk seluruh mahasiswa teruslah berusaha karena Tuhan lebih senang melihat prosesnya daripada hasilnya” tambah gadis manis yang berasal dari Mojokerto ini ketika mengungkapkan harapan-harapannya.

“Selaku kaprodi saya merasa bahagia dan juga bangga, yah harapan saya semoga mahasiswa IQT dapat meningkatkan prestasinya, dapat selalu tampil dan berani terutama dalam ilmu ke IQT-an, untuk Rizky sendiri terus semangat mengasah kemampuannya dan menjadi mahasiswa yang berprestasi.” Semoga Semiotik “Duta IKHAC” ini tidak serakhir di atas panggung saja, sebab melihat potensi-potensi yang dimiliki para finalis sepertinya dapat diberdayakan untuk promosi kampus. (D/A)